Cara Menguleni Adonan Roti Menggunakan Tangan

 

Cara Menguleni Adonan Roti

Menggunakan Tangan

Proses menguleni adonan roti adalah langkah yang paling penting, karena langkah ini akan menentukan tingkat kelembutan roti. Roti yang baik, lembut dan tidak keras adalah roti yang diuleni dengan baik. Diuleni dengan baik artinya diuleni dengan kalis elastis. Ciri-ciri adonan kalis adalah saat dipegang, adonan tidak lengket ditangan ataupun di wadah. Sedangakan adonan yang elastis berarti adonan yang dibuat tidak mudah rusak ketika direntangkan dengan jari. Jadi pastikan, adonan yang kalian buat kalis elastis ya supaya roti kalian lembut dan tidak keras.

Ada 2 cara menguleni adonan, yaitu dengan tangan dan menggunakan mikser. Langkah yang dilakukan hampir sama, perbedaannya hanya saat menggunakan tangan seperti gerakan mencuci baju, sedangkan menggunakan mikser menggunakan mata mikser berbentuk spiral, dan proses adonan menggunakan kecepatan paling rendah.


Perlu diperhatikan, penambahan lemak (metega/butter) dan garam adalah setelah adonan mulai kalis. Jangan  campurkan mentega dan garam bersamaan dengan ragi, karena akan membuat ragi menjadi mati.

Langsung saja, berikut cara menguleni adonan dengan tangan.

1.    Campur seluruh bahan (tepung, gula, ragi, susu), kecuali air, lemak, dan garam.

2.    aduk perlahan menggunakan spatula kayu atau tangan, pastikan tangan bersih.

3.    masukkan air perlahan-lahan hingga habis dan terus aduk sampai tercampur rata

4.    jika sudah menggumpal dan tepung dapat dijadikan gumpalan, pindahkan ke telenan untuk diuleni menggunakan tangan.

 

5.    uleni adonan roti dengan gerakan seperti mencuci baju, dorong kedepan, Tarik kebelakang. Lakukan terus hingga adonan terasa mulai halus dan kalis.

 

 

6.    masukkan lemak (mentega/butter) dan juga garam, supaya adonan menjadi kalis elastis. Kemudian uleni lagi dengan gerakan yang sama.

7.    jangan terlalu menekan adonan saat menguleni karena ragi dalam adonan juga perlu bekerja dengan baik. Uleni hingga kalis elastis.

8.    jika adonan sudah terasa halus dan tidak ada lagi yang menempel di tangan (tidak lengket), maka coba ambil sedikit adonan dan rentangkan adonan dengan jari. Jika adonan tidak mudah sobek dan sudah cukup elastis, maka adonan siap diistirahatkan (proofing)

9.    bentuk adonan menjadi bulat dan istirahatkan adonan kedalam wadah yang tinggi (karena akan mengembang) kemudian tutup menggunakan kain atau plastic wrap.

 

10. tunggu hingga sejam, atau hingga mengembang 2 kali lipat. Adonan siap dibentuk, diisi, dan dipanggang.

Komentar